You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Perbanyak Fasilitas Kesehatan untuk Penderita Kanker
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

DKI Perbanyak Fasilitas Kesehatan untuk Penderita Kanker

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama akan terus memperbanyak fasilitas kesehatan untuk penderita kanker di Ibukota.

Supaya orang-orang Indonesia yang datang berobat kanker di Dharmais tempatnya tidak dipakai oleh orang Jakarta

Basuki mengatakan, dengan penambahan fasilitas kesehatan, maka penderita kanker tidak perlu lagi mengangtre lama untuk mendapatkan perawatan dan penanganan. "Satu-satunya cara, kami kerja sama dengan rumah sakit kanker, perbanyak fasilitas kesehatan," ujar Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/5).

Basuki berencana membangun rumah sakit kanker di lahan Rumah Sakit Sumber Waras, yang telah dibeli Pemprov DKI Jakarta. Dirinya berharap agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa cepat memutuskan penyidikan terhadap pembelian lahan tersebut.

Pembangunan RS Kanker Gandeng Pengembang

"Saya harap KPK bisa cepat memutuskan penyidikan ini. Karena Sumber Waras ini gantung, kamu dapat tanah dimana yang tiga hektare lebih di tengah kota dekat Dharmais?," ucapnya.

Selain di lahan RS Sumber Waras, fasilitas kesehatan untuk penderita kanker juga akan dibangun di RSUD Pasar Minggu. "Supaya orang-orang Indonesia yang datang berobat kanker di Dharmais tempatnya tidak dipakai oleh orang Jakarta. Sekarang kan ngantre 2 bulan, 3 bulan, jadi gimana? Ya saya kepaksa bangun," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1200 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1188 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye984 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye954 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye862 personBudhi Firmansyah Surapati